Tuesday, 1 October 2013

Saatnya SSB maju!

               Sepakbola merupakan olahraga yang paling banyak diminati oleh berbagai kalangan. Perkembangan pun sudah sangat pesat, bahkan dari detik ke detik pun terjadi. Sepakbola telah menyita perhatian masyarakat dunia. Fenomena ini mencapai puncaknya ketika setiap akhir pekan jutaan warga terlibat didalamnya. Peran yang diambil pun beragam. Mulai menjadi pemain, pelatih, pengurus, suporter atau hanya sekedar simpatisan. Seperti halnya magnet yang mempunyai daya tarik kuat sehingga sepakbola telah menjadi permainan dunia.
            Kondisi sosiologis ini tentunya berpengaruh banyak pada proses pembinaan pemain dari sejak usia muda hingga ke top level atau mahir. Layaknya pabrik pembinaan usia muda kini perlu dikelola secara lebih terencana dan sistematis. Sehingga secara presisi menghasilkan pemain sesuai dengan tuntutan sepakbola modern.
            Dalam hal pembinaan usia muda disini sangatlah didukung oleh berbagai unsur yang terkait baik dari orang tua, sekolah ataupun lembaga pengayom sepakbola dalam hal ini PSSI. Terutama PSSI dan para pembina sepakbola usia muda perlu menyesuaikan metode, sistem dan kurilkulum latihan disekolah-sekolah sepakbolanya agar berjalan dengan perkembangan sepakbola modern.
            Dalam proses pembinaanya tidak terlepas dari berbagai kendala atau problema yang sering muncul terutama di indonesia. Problema dilapangan tersebut adalah: 1). sedikitnya ruang olahraga publik( jumlah fasilitas olahraga umum yang minim); 2). Padatnya jam kegiatan belajar; 3). Buruknya kurikulum olahraga disekolah; 4). Minimnya kompetisi usia muda berkualitas.
            Berbagai problema pembinaan sepakbola usia muda diatas berujung pada satu permasalahan yang sangat rumit. Yakni siswa buruk dalam kemampuan khasanah gerak atletik dasar para calon pesepakbola. Dengan ketiadaan ruang, sedikitnya jam bersekolah kemampuan gerak sepakbola kurang terasah.
            Solusi yang paling mendekati dalam pembinaan sepakbola usia muda yaitu dengan memainkan sepakbola jalanan. Karena sepakbola jalanan sangatlah efektif dalam membentuk sepakbola tangguh. Dengan sepakbola jalanan jumlah pemain sedikit dan area lapangan kecil, pemain lebih banyak bersentuhan dengan bola. Tidak itu juga pemain dapat berpartisipasi dengan yang lain karena menunggu gilirann untuk bermain.
            Yang tidak kalah penting adalah keberadaan SSB yang harus mengambil peran dalam pembinaan usia muda, hal ini terjadi karena SSB kini praktis menjadi satu-satunya tempat bagi anak-anak dan remaja yang ingin belajar sepakbola. Satu hal yang utama adalah menyediakan latihan usia muda yang berkualitas bagi anak-anak dan remaja yang terlibat di SSB.
            Yang perlu di sajikan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak adalah, sebagai berikut: 1). Latihan berkualitas yang atraktif; 2). Organisasi turnamen yang fleksibel; 3). Format turnamen yang inovatif; 4). Kegiatan rekreasional non sepakbola
            Melihat berbagai kenyataan diatas, SSB dengan segala keterbatasan yang ada perlu mengambil peran. Sebab detak jantung pembinaan usia muda kini terletak pada SSB.
Oleh: Nurhasim

          

No comments:

Post a Comment