Rabu, 02 April 2014

SEJARAH SEPAKBOLA WANITA


Olahraga.it : Selamat berjumpa kembali kawan, dalam kesempatan ini saya akan sedikit membahas tentang Sejarah Sepakbola Wanita. Sebelum saya membahas alangkah baiknya kalian membaca terlebih dulu tentang Pengertian Sepakbola biar kalian lebih tau tentang sepakbola, sebenarnya saya dulu sudah membahas tentang Sejarah Sepakbola Kuno dan Sejarah Sepakbola Modern bagi yang belum tau silahkan buka dulu biar pengetahuan kalian bertambah. Okey kita langsung saja ke pembahasan, kalian sudah tidak sabarkan....?
Olahraga.it : Selamat berjumpa kembali kawan, dalam kesempatan ini saya akan sedikit membahas tentang Sejarah Sepakbola Wanita. Sebelum saya membahas alangkah baiknya kalian membaca terlebih dulu tentang Pengertian Sepakbola biar kalian lebih tau tentang sepakbola, sebenarnya saya dulu sudah membahas tentang Sejarah Sepakbola Kuno dan Sejarah Sepakbola Modern bagi yang belum tau silahkan buka dulu biar pengetahuan kalian bertambah. Okey kita langsung saja ke pembahasan, kalian sudah tidak sabarkan....?

Setelah saya membaca dari berbagai sumber, ternyata sejarah sepakbola wanita pertama kali ada atau diketahui di negara Cina, sepakbola khusnya untuk kaum wanita sangat terkenal di negara tirai bambu mereka telah memainkannya sekitar tahun 25, atau masyarakat mengenalnya dengan dinasti Donghan yaitu sekitar tahun 25-200. Perempuan di negara tersebut tidak canggung untuk memainkan si kulit bundar bahkan mereka memainkannya diberbagai kesempatan, misalkan menggelar pertandingan menyambut hari-hari besar seperti upacara adat.

Seiring berakhirnya dinasti Donghan kemudian berpindah ke dinasti Qing, sepakbola untuk kaum perempuan mulai meredeup itu terjadi karena pemimpin cina saat itu tidak menyukai sepakbola untuk para ledis. Bahkan dengan peraturan yang tegas dinasti Qing sangat melarang sepakbola untuk kaum wanita mungkin pandangannya sepakbola itu olahraga kurang baik bagi para wanita, semua itu terjadi sekitaran tahun 1644 sampai  1912. Dengan keadan seperti itu para wanita cina pun ketakutan untuk bermain sepakbola, akan tetapi kecintaan mereka terhadap sepakbola tidak bisa dihentikan begitu saja. Para kaum ibu pun tetap ada yang bermain sepakbola dengan cara sembunyi-sembunyi.
Kegigihan para wanita Cina kemudian membuahkan hasil sekitar tahun 1920 mereka bisa bebas bermain bola tanpa ada larangan. Mereka bersemangat kembali untuk mengembangkan sepakbola, itu dibuktikan dengan diterapkan kurikulum sepakbola bagi wanita disetiap lembaga pendidikan seperti sekolah. Sejak saat itu perkembangan sepakbola bagi perempuan di Cina mulai menunjukan perkembangan yang sangat bagus sampai-sampai terdengar keberbagai negara khusnya Eropa.

Kemudian perlahan sepakbola wanita di eropa mulai berkembang, banyak perempuan negara-negara di benua Biru memainkan su kulit bundar. Akan tetapi banyak juga kalangan yang kurang merespon bahkan menentangnya karena sepakbola untuk kaum wanita dinggap tabu. Sekitar tahun 1921 mulailah diadakan pertandingan sepakbola wanita di negara Inggris kota Everton, ketika diadakan pertandingan tersebut sangatlah mengejutkan, karena respon dari pencita olahraga sepakbola ternyata sangat besar itu dibuktikan dengan banyak penonton yang menyaksikan, sampai-sampai arena pertandingan kelebihan kapasitas jumlah penontonnya pun tidak main-main yaitu sekitaran 53.000 karena  banyak kalangan yang ingin tahu akan permainan sepakbola wanita.

Dengan fenomena tersebut pihak FA sebagai federasi sepakbola tertinggi di Inggris merespon dengan cepat. FA mengganggap sepakbola wanita akan menjadi pesaing sepakbola Pria oleh karena itu mereka membuat kebijakan. Bahwa sepakbola wanita tidak boleh dimainkan di negara Ratu Elizabeth karena beralasan sepakbola sangat tidak cocok untuk wanita. Kebijakan FA pun bagaikan angin yang segar didaerah yang tandus, kemudian beberapa negara Eropa seperti Belanda dan Jerman mengikuti jejak inggris dengan alasan yang sama. Padahal alasan mereka tak lain dan tak bukan takut menurunya pamor sepakbola laki-laki yang sudah sekian lama digandrumi oleh para pencinta olahraga sepakbola. Dengan tindakan seperti itu maka sepakbola wanita di Eropa yang merupakan barometer sepakbola wanita dunia kini meredup kembali.

Kebangkitan Sepakbola Wanita

Sepakbola Wanita tidak ingin tenggelam begitu saja. Bagaikan tunas yang ingin tumbuh dan muncul sepakbola untuk kaum women’s kembali bangkit tepatnya sekitar tahun 1970, seiring dengan dicabutnya peraturan pelarangan sepakbola untuk wanita diberbagai penjuru negara Eropa. Perlahan-lahan sepakbola perempuan mulai ramai digandrungi lagi, dari mulai anak-anak sampai orang tua sekalipun. FIFA sebagai Federasi sepakbola Dunia mulai melirik dan mengatur kembali sepakbola untuk kaum hawa tersebut, itu ditunjukan dengan diadakan kejuaran FIFA Women’s pertama pada tahun 1991 di Cina.

Dengan era Modern ini sepakbola wanita dengan cepat merambah ke berbagai penjuru dunia. Negara – negara di Dunia pun mulai membentuk tim nasiolan masing-masing, klub-klub sepakbola wanita pun mulai bermunculan khusnya di negara Eropa sebagai benua yang terkenal akan Sepakbola. Dengan diselenggarakan kejuaraan FIFA women’s. Wanita menjadi lebih dihargai oleh semua kalangan Dunia.

Dalam penyelnggaran Piala Dunia pertama bagi perempuan memang kalah meriah apabila dibandingkan dengan Piala Dunia sepakbola pria, akan tetapi banyak kalangan yang beranggapan bahwa sepakbola wanita akan berkembang seiring perkembangan zaman, asalkan skill dalam mengolah si kulit bundar semakin meningkat. Semenjak itu pertandingan FIFA Women’s menjadi agenda wajib FIFA, jarak penyelenggara kejuaran sama dengan FIFA World cup yaitu 4 tahun sekali akan tetapi waktu pelaksanaan tidak disatukan alias beda waktu. Tahun ketahun penyelenggara kejuaran sepakbola wanita ternyata mengalami peningkatan dari mulai cara bermain, teknik bermain sampai ke penonton yang menyaksikan.
Penyelenggaran FIFA Women’s

Piala Dunia Wanita – Cina 1991 (Edisi 1)
Juara 1 : Amerika Serikat
Juara 2 : Norwegia
Juara 3 : Swedia
Juara 4 : Jerman
Piala Dunia Wanita – Swedia 1995 (Edisi 2)
Juara 1 : Norwegia
Juara 2 : Jerman
Juara 3 : Amerika Serikat
Juara 4 : Cina
Piala Dunia Wanita – USA 1999 (Edisi 3)
Juara 1 : Amerika Serikat
Juara 2 : Cina
Juara 3 : Brazil
Juara 4 : Norwegia
Piala Dunia Wanita – USA 2003 (Edisi 4)
Juara 1 : Jerman
Juara 2 : Swedia
Juara 3 : Amerika Serikat
Juara 4 : Kanada
Piala Dunia Wanita – Cina 2007 (Edisi 5)
Juara 1 : Jerman
Juara 2 : Brazil
Juara 3 : Amerika Serikat
Juara 4 : Norwegia
Piala Dunia Wanita – Jerman 2011 (Edisi 6)
Juara 1 : Jepang
Juara 2 : Amerika Serikat
Juara 3 : Swedia
Juara 4 : Francis


Dari 6 penyelenggaran tersebut tim Sepakbola Wanita Amerika Serikat dan Jerman menjadi tim yang sering juara yaitu  masing-masing 2 kali, sementara Jepang dan Norwegia sama-sama 1 kali pernah juara, untuk edisi ke 7 akan dilaksanakan pada tahun 2015.
Jadi dari sekian lama perjalanan yang panjang Sejarah Sepakbola Wanita dimulai dari tahun 25, kini sepakbola wanita sudah mulai diakui bahkan di cintai penggemar sepakbola, dengan begitu wanita sekarang bisa memainkan si kulit bundar kapan pun asalakan ada kemauan. Sekarang sepakbola wanita sudah tertata dengan baik oleh FIFA sebagai organisasi yang menaungi olahraga sepakbola Dunia. Ada juga manfaat yang dapat dihasilkan para perempuan ketika terjun ke dunia sepakbola untuk lebih jelas silahkan baca Ragam Manfaat Sepakbola Bagi Wanita, sedangkan untuk melihat para bintang sepakbola yang cantik-cantik silahkan liat Foto Sepakbola Wanita.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar